Ayam Menetas Berapa Hari

By | 11/08/2022

Ayam Menetas Berapa Hari


Unduh PDF


Unduh PDF

Menetaskan telur ayam merupakan pengalaman nan sangat berharga, nan membutuhkan perencanaan yang baik, dedikasi, fleksibilitas, serta kemampuan observasi. Telur ayam punya hari pengeraman sejauh 21 periode dan bisa menetas memperalat inkubator (mesin pengeram) khusus dan diawasi, alias menggunakan ayam jago betina. Gunakan panduan berikut buat mengeramkan telur ayam menggunakan kedua pendirian tersebut.

  1. 1

    Cari adv pernah di mana Kamu boleh mendapatkan telur nan mampu.
    Telur yang subur harus didapatkan dari tempat penetasan alias peternakan ayam yang mempunyai ayam jantan, kalau Beliau tidak mereproduksi ayam sendiri. Ia juga bisa membeli telur peternakan bugar dari sosok yang menjualnya. Pastikan untuk mencari tahu semenjak pemasok terlebih sangat, buat memastikan tersedianya mandung pembiak dan persediaan telur. Petugas di daerah Anda atau spesialis peternakan ayam jago siapa dapat menyarankan bekas yang tepat.[1]

    • Telur nan Dia beli berpunca toko sasaran makanan bukanlah telur yang berharta dan enggak bisa menetas.
    • Untuk penangkalan keburukan dan alasan kesehatan, lebih baik membeli semua telur berpangkal satu tempat.
    • Jika Kamu mencari jenis ayam tertentu atau yang langka, Anda mana tahu harus menghubungi tempat pengeraman khusus.
  2. 2

    Berhati-hatilah jika telur Anda dikirim.
    Anda harus berhati-hati takdirnya membeli telur secara daring (online) dan menerimanya melalui pesanan, terutama sekiranya Anda seorang pemula. Telur yang dikirim lebih sulit menetas dibandingkan telur berpangkal ayam sendiri atau terbit peternakan setempat.

    • Biasanya, telur yang tak dikirim memiliki 80 persen kebolehjadian menetas, padahal telur yang dikirim hanya n kepunyaan 50 uang lelah kemungkinan.
      [1]
    • Namun, jika telur diperlakukan dengan tinggal bernafsu saat pengiriman, kemungkinan semua tidak menetas, walaupun Anda melakukan semuanya dengan benar.
  3. 3

    Memilah-milah telur dengan bijak.
    Sekiranya Anda bisa memintal telur sendiri, ada bilang keadaan yang harus diperhatikan. Anda sebaiknya memilih telur dari ayam biakan yang mutakadim dewasa dan sehat; mereka harus sekata dengan pasangannya dan memproduksi telur yang ki berjebah (sekitar tiga granula). Ayam jago biakan juga harus diberi makanan solo.[2]

    • Hindari memilih telur yang bersisa besar atau kecil, atau yang berbentuk aneh. Telur yang ki akbar runyam menetas dan telur kerdil menghasilkan anak mandung yang mungil.
    • Hindari telur dengan kulit yang retak maupun tipis. Telur ini berat menyimpan kelembapan yang dibutuhkan untuk perkembangan momongan ayam jantan. Kulit yang retak atau tipis juga lebih mudah ditembus keburukan.
  4. 4

    Pahamilah jika Ia memiliki ayam jago jantan.
    Engkau harus mengingat bahwa telur peluang akan mengentaskan sintesis 50:50 antara jantan dan lebah ratulebah. Jika Ia arwah di perkotaan, ayam jago jantan akan menimbulkan masalah dan memeliharanya terkadang bisa melanggar peraturan kota! Jika tidak bisa menernakkan mandung, Anda harus mencarikan medan untuknya. Meskipun tidak akan memeliharanya, Engkau harus merefleksikan rencana agar ayam jantan tidak berkembang biak secara berlebihan atau melukai ayam jantan betina.[1]

    • Ia harus mengerti bahwa tidak ada prinsip memastikan apakah telur mengandung ayam aduan betina atau gagah sebelum menetas. Sungguhpun biasanya nisbah berani dan betina adalah 50:50, Engkau barangkali tidak beruntung dan menetaskan 7 ayam jago jantan bersumber 8 telur, yang tidak akan berguna untuk membiakkan ayam.[1]
    • Seandainya Beliau bermaksud membudidayakan semua atau sebagian ayam jago kosen, ada bilang peristiwa yang harus Anda pertimbangkan, seperti Sira harus memiliki ruang yang cukup agar ayam jago betina tidak berkembang biak secara jebah. Ini dapat mengakibatkan bulu kepala dan punggung ayam betina tertarik dan jenggernya cedera, dan parahnya pun, bisa jejas-jejas terkena cakar ayam bagak. Terlalu banyak ayam aduan jantan juga dapat menimbulkan banyak pertengkaran.
    • Agar Kamu memelihara satu ayam jago kesatria untuk setiap deka- ayam aduan betina maupun lebih. Ini yakni perbandingan nan bagus sekiranya Sira ingin mempunyai ayam aduan yang bakir.
  5. 5

    Tentukan apakah Dia ingin menggunakan inkubator atau mandung lebah ratulebah.
    Anda punya dua sortiran cak bagi mengeramkan telur, dapat menetaskannya menggunakan inkubator atau menggunakan ayam betina. Kedua pilihan tersebut memiliki kepentingan dan kekurangan yaang harus dipertimbangkan sebelum proses dilanjutkan.[1]

    • Inkubator adalah sebuah kandang dengan suhu, kelembapan, dan tingkapan yang boleh diatur. Dengan inkubator, Anda yakni suatu-satunya khalayak yang bertanggung jawab terhadap telur-telur. Anda bertugas menyiagakan inkubator, meluluk suhu, kelembapan, dan jendela di kerumahtanggaan inkubator, sekali lagi memutar telur. Inkubator kecil bisa dibeli, belaka Anda bisa juga membuatnya sendiri. Jika membelinya, ikuti visiun yang tersedia.
    • Ayam jago betina dapat digunakan untuk mengeram dan menetaskan telur, kendatipun bukan telur miliknya. Ini cara yang bagus dan alami bagi mengeramkan telur. Pastikan Anda memintal tipe ayam nan demen mengeram, begitu juga ayam Silky, Cochin, Orpington, dan Old English Game.[1]
  6. 6

    Kenali kelebihan dan kekurangan tiap prinsip.
    Inkubator dan ayam jantan lebah ratulebah punya kelebihan dan kekurangan dalam menetaskan telur. Mengenalinya akan kontributif bikin membuat keputusan yang bagus untuk hal Beliau.

    • Fungsi inkubator:
      Menggunakan inkubator yakni pilihan nan tepat jika Anda tidak memiliki ayam lebah ratulebah atau jika ini pertama barangkali Anda menetaskan telur. Sebuah inkubator memeungkinkan Anda memiliki lagam atas proses inkubasi. Inkubator juga merupakan seleksian terbaik untuk menetaskan telur kerumahtanggaan jumlah banyak.
    • Kekurangan inkubator:
      Lingkaran terbesar dalam menunggangi inkubator adalah proses ini bergantung sepenuhnya lega mata air daya setrum. Jika cak semau penyetopan listrik secara tiba-tiba alias terserah orang yang bukan sengaja menyeret steker inkubator, ini akan mempengaruhi telur, malah bisa membunuh jabang bayi mandung di dalamnya. Jika belum mempunyai inkubator, Sira harus membelinya, dan probabilitas sangat mahal, tergantung pada format dan kualitasnya.
    • Kurnia ayam betina:
      Memperalat ayam aduan betina cak bagi menetaskan telur adalah saringan yang mudah dan alami. Dengan ini, Engkau tidak perlu khawatir tentang setrum yang mati dan merusak telur. Anda lain perlu khawatir mengenai suhu dan kelembapan. Setelah telur menetas, ayam jago betina tersebut akan menjadi induknya, dan ini suntuk indah bagi dilihat.
    • Kekurangan ayam betina:
      Ayam betina mungkin tidak ingin mengeram saat Anda menginginkannya dan tidak ada kaidah untuk memaksanya mengeram telur, jadi Kamu harus mengeset waktu nan tepat. Anda boleh membeli “broody coop” untuk melindungi ayam dan telur, dan mencegah kerusakan lega telur. Ini dapat membukit biaya penetasan telur. Ditambah sekali lagi, ayam betina cuma dapat menetaskan sedikit telur sekali waktu. Ayam raksasa kelihatannya bisa menetaskan paling banyak 10-12 telur, tergantung pada ukuran telur, di mana ayam aduan kecil bisa mengeramkan 6-7 telur.[1]
  1. 1

    Pilih lokasi untuk mengedrop inkubator.
    Agar temperatur inkubator taat stabil, letakkan di mana master tidak mudah berubah. Jangan letakkan di dekat tingkapan atau tempat yang dihinggapi sinar rawi. Panas matahari bisa memanjatkan guru sepan tinggi untuk membunuh embrio yang sedang tumbuh.[3]

    • Sambungkan pada sendang setrum yang kuat, dan pastikan steker tidak bisa terlepas secara tidak sengaja.
    • Jauhkan inkubator terbit lingkup anak kecil, meong, dan anjing.
    • Umumnya, bertambah baik untuk meletakkan inkubator di permukaan kokoh yang tidak bisa dirobohkan atau diinjak, dan di tempat bersuhu stabil, jauh dari angin dan pancaran matahari.
  2. 2

    Kenali cara eksploitasi inkubator.
    Sebelum mulai mengeramkan telur mandung, pastikan Anda mengaji semua instruksi lega petunjuk pengusahaan inkubator. Pastikan Sira adv pernah cara mengoperasikan kipas, lampu, dan alat lainnya.[3]

    • Gunakan termometer yang tersedia lakukan memeriksa suhu inkubator. Anda harus melakukan ini secara rutin selama 24 jam sebelum menggunakannya, buat memastikan suhunya mudah-mudahan tepat.
  3. 3

    Atur kondisinya.
    Untuk berhasil menetaskan telur ayam, kondisi di privat inkubator harus tepat. Agar telur siap dimasukkan ke dalam inkubator, Anda harus menyesuaikan kondisi di internal inkubator seharusnya optimal.

    • Hawa:
      Anda harus mengeram telur ayam pada suhu di antara 37-38 derajat Celcius (37,5º C merupakan suhu yang contoh). Hindari suhu melebihi 36–39 °C. Kalau suhu menjadi ekstrem sepanjang beberapa hari, prospek menetas akan menciut.[3]
    • Humiditas:
      Tingkat kelengasan di dalam inkubator seyogiannya relatif 50-65 uang (60 tip merupakan tingkat kelembapan yang pola). Kelembapan dihasilkan dari panci air yang berbenda di sumber akar baki telur. Beliau boleh menggunakan termometer
      wet bulb
      atau higrometer bakal mengukur kelembapan.[3]
  4. 4

    Letakkan telur.
    Saat kondisi di intern inkubator mutakadim disesuaikan dan diawasi selama setidaknya 24 jam untuk memastikan kestabilannya, sekarang waktunya memasukkan telur. Jangan masukkan kurang berusul 6 telur. Jika Ia belaka menetaskan 2 atau 3 telur, terutama sekiranya telur tersebut yaitu telur proyek, kebolehjadian osean gagal menetas. Anda kali belaka mendapatkan suatu momongan ayam, atau lain sama sekali.[3]

    • Hangatkan telur yang subur mencecah suhu ruangan. Menghangatkan telur akan mengurangi tingkat dan waktu transisi suhu di dalam inkubator sesudah Anda meletakkan telur.
    • Letakkan telur di dalam inkubator dengan ketat. Pastikan telur berbaring lega sisinya. Ujung telur yang makin besar mudah-mudahan lebih tinggi dibandingkan ujung lancip. Ini sangat penting karena embrio bisa bakir di posisi yang salah jika ujung gonjong lebih tangga dan kesulitan bersuara serta meretakkan jangat telur, saat waktunya menetas.[1]
  5. 5

    Biarkan suhu turun setelah meletakkan telur.
    Suhu akan melandai darurat pasca- Anda meletakkan telur di kerumahtanggaan inkubator, tetapi seharusnya kembali panjat sekiranya Ia menata inkubator dengan benar.

    • Jangan menaikkan suhu bikin menyesuaikan perubahan suhu ini karena Kamu boleh merusak alias gorok embrio.
  6. 6

    Catat tanggalnya.
    Dengan berbuat ini, Kamu bisa mengestimasi sungkap penetasan telur. Telur ayam jago membutuhkan 21 hari bagi menetas bila dierami plong master yang tepat. Telur yang kian tua, telur yang dibiarkan mendingin, dan telur yang mengeram pada suhu nan teralu rendah, masih kali menetas – tetapi akan membutuhkan waktu yang kian lama! Jika telah menjejak waktu ke-21 dan telur belum menetas, tunggu beberapa tahun pula

  7. 7

    Putar telur setiap periode.
    Telur harus diputar sekurang-kurangnya tiga kali sehari secara rutin – tapi lima kali makin baik! Beberapa basyar suka membagi keunggulan X pada suatu jihat telur agar mereka bisa lebih mudah memaklumi telur mana yang mutakadim diputar. Sekiranya tidak, akan lampau mudah bagi lupa telur mana nan sudah lalu diputar, dan apakah telah diputar sepenuhnya atau tidak.[1]

    • Saat mengarau telur secara manual, tangan Anda harus dicuci dan dibersihkan sebelumnya hendaknya bakteri dan minyak lain masuk ke permukaan telur.
    • Tetaplah mengocok telur sampai tahun ke-18, adv amat cak jongkok untuk mengikhlaskan anak ayam menentukan posisi yang sesuai buat menetas.
  8. 8

    Atur tingkat kelembapan di internal inkubator.
    Tingkat kelembabapan moga di antara 50-60 persen melalui proses pengentasan, kecuali 3 hari ragil Anda harus menaikkan ke 65 persen. Anda siapa memerlukan tingkat kelembapan nan makin tinggi atau rendah tergantung pada diversifikasi telur. Cari tahu informasi di tempat inkubasi atau daya yang tersedia mengenai cara mengentaskan spesies ayam aduan..[3]

    • Isi ulang air di dalam manci air secara rutin karena kalau bukan tingkat humiditas akan menurun. Selalu isi dengan air hangat.
    • Letakkan spons di kerumahtanggaan panci air kalau Anda ingin meningkatkan tingkat kelembapan.
    • Ukur tingkat kelembapan di dalam inkubator menunggangi termometer
      wet bulb. Ukur kelembapan dan suhu inkubator dan tulis. Baca tabel, grafik psikometrik daring, alias pusat untuk mengejar tahu tingkat kelembapan nisbi berpangkal hubungan antara pengukuran termometer
      wet bulb
      dan
      dry bulb.
  9. 9

    Pastikan inkubator memiliki ventilasi yang pas.
    Semoga cak semau lubang di samping dan di atas inkubator mudah-mudahan ada peledak nan berputar dan pastikan lubang setengah longo. Anda harus menambah ventilasi ketika anak ayam mulai menetas.[3]

  10. 10

    Sinari telur setelah 7-10 hari.
    Penyinaran telur adalah saat Kamu menunggangi lampu busur untuk melihat berapa banyak ira yang ditempati bakal manusia di intern telur. Setelah 7-10 hari, Anda bisa melihat jalan embrio. Proses ini memungkinkan Kamu buat membuang telur dengan janin yang mati.[3]

    • Cari kaleng atau kotak yang cukup bikin dimasuki bola lampu.
    • Potong terowongan pada belek atau peti nan kian katai dari diameter telur.
    • Nyalakan bohlam.
    • Ambil satu telur yang dierami dan dekatkan ke lubang. Takdirnya telur tertumbuk pandangan nihil, fetus belum berkembang dan telur siapa tidak bakir. Anda seharusnya melihat gumpalan yang suram sekiranya mudigah berkembang. Embrio akan melembung seiring mendatangi rontok inkubasi.
    • Buang telur yang tidak menunjukkan perkembangan bakal manusia berbunga inkubator.
  11. 11

    Bersiap untuk pengentasan.
    Berhenti mengaduk telur 3 hari sebelum estimasi tanggal inkubasi. Kebanyakan telur akan menetas dalam waktu 24 jam.

    • Letakkan tiras nan tipis di bawah telur sebelum penetasan. Kain ini akan menyerap butir jangat telur dan unsur lainnya selama dan sehabis penetasan.
    • Naikkan tingkat kelembapan di dalam inkubator dengan meninggi air atau meletakkan karet busa.
    • Tutup inkubator sampai anak mandung selesai menetas.
  1. 1

    Pilih macam ayam jantan yang tepat.
    Kalau Anda melembarkan menggunakan ayam betina bagi menetaskan telur, Beliau terbiasa tahu bagaimana cara memilih ayam jago yang terbaik lakukan pengeraman. Bilang spesies ayam tidak gemar mengeram, jadi jika Anda menunggu mandung favorit Anda ingin mengeram, Anda siapa harus menunggu lalu lama! Jenis mandung nan paling kecil baik adalah ayam aduan Silky, Cochin, Orpington, dan Old English Game.

    • Banyak jenis ayam enggak yang bisa mengeram, tetapi ingatlah walaupun mandung Anda cak hendak mengeram, ini tidak berarti ia akan menjadi induk yang baik. Misalnya, beberapa ayam betina akan mengeram, doang enggak selalu berlambak di kandang, makara telur yang menetas cuma cacat atau tidak adakalanya..
    • Sejumlah ayam aduan akan tergemap momen telur menetas, dan ayam induk akan menyerang anak asuh ayam tersebut atau meninggalkannya. Jika Anda bisa menemukan ayam betina yang pandai mengeram dan menjadi induk, Ia menemukan kampiun!
  2. 2

    Ketahui kapan ayam aduan betina tersebut mau mengeram.
    Untuk mengetahuinya, cari ayam jantan betina yang menyendiri di sarang dan kukuh di sana pada saat lilin lebah hari. Kamu juga bisa menemukan petakan selerang yang plontos di bagian bawahnya. Jikalau dia mencela Anda dengan suara miring yang abadi atau menggigit Anda, ini pertanda segara bahwa beliau kepingin mengeram.[4]

    • Takdirnya Sira meragukan ayam betina Sira, sebelum memangkalkan telur subur di bawahnya, uji ayam tersebut selama beberapa waktu bagi melihat apakah anda kukuh berada di sarang. Engkau bisa meletakkan bola golf, telur sintetis, atau telur zakiah yang kepingin Anda korbankan. Anda tidak mau menggunakan ayam jantan nan akan meninggalkan sarang di tengah proses pengeraman.
  3. 3

    Siapkan wilayah pengeraman.
    Letakkan mandung betina di rumah alias kamar yang terpisah yang dapat digunakan kerjakan inkubasi dan penetasan telur serta bisa menjadi tempat tumbuhnya anak ayam jago. Letakkan sarang yang nyaman di lantai distrik pengentasan, isi dengan bantalan kecil-kecil seperti serutan kayu atau jerami.[4]

    • Hendaknya area penetasan berada di tempat yang sunyi, gelap, bersih, enggak berangin, jauh dari ayam lainnya, nonblok berpokok kutu dan serangga, dan jauh berasal pemangsa.
    • Berikan ruang nan cukup sepatutnya ayam betina bisa meninggalkan sarang untuk makan, mereguk, dan berkeliling.
  4. 4

    Letakkan telur yang subur di bawah ayam aduan betina.
    Setelah Anda yakin bahwa ayam akan mengeram dengan baik dan menyiapkan area pengeraman, letakkan telur di bawahnya. Letakkan semua telur, hendaknya telur tersebut bisa menetas n domestik tahun yang bersamaan.[4]

    • Letakkan telur pron bila malam hari, karena Engkau tidak akan mengganggu ayam dan membuatnya menunda dan menjauhi sarang dan telur.
    • Jangan nanar akan halnya posisi telur. Ayam betina akan menggerakkannya beberapa mana tahu sejauh pengeraman.
  5. 5

    Pastikan Kamu pelalah menyediakan makanan dan air setiap perian.
    Pastikan ayam betina selalu memiliki akses ke rezeki dan air, walaupun dia hanya makan dan minum sekali sehari. Letakkan air jauh mulai sejak ayam jantan seharusnya dia bukan menunjang dan menumpahkannya hingga memerciki sarang.[4]

  6. 6

    Jangan mengganggu ayam jantan lebah ratulebah atau telur sebisa mungkin.
    Ayam akan memprakarsai telur serta telur akan tetap lembap dan hangat karena terkena tubuh ayam jantan. Jika Beliau cak hendak memeriksa dan mencahayai telur untuk mengetahui perkembangannya, jangan buat terlalu sering.[4]

    • Namun, Dia tentu bukan ingin menghasilkan telur busuk yang bisa mempengaruhi kesegaran dan keamanan jika retak. Sinari semua telur n domestik waktu yang sama antara hari ke-7 dan ke-10 n domestik proses pengeraman. Jika Anda menemukan telur yang kemungkus ataupun embrio tidak berkembang, lempar semata-mata.
    • Selama minggu terakhir sebelum pengeraman, biarkan ayam betina di n domestik sarang sepanjang musim tanpa mengganggunya. Ini adalah proses nan alami.
  7. 7

    Miliki ayam simpanan.
    Jika ayam jantan sudah mengeram selama dua minggu dan tiba-mulai sekadar meninggalkan sarang, ini adv amat membuat frustrasi, tapi jangan putus tebak. Jika Sira memiliki ayam jago lebah ratulebah lainnya ataupun sebuah inkubator, Anda masih bisa menyelamatkan telurnya.[4]

  8. 8

    Biarkan telur menetas dengan sendirinya.
    Ketika anak ayam tiba menetas, jangan amati maupun memindahkan telur bermula bawah ayam betina bakal melihatnya. Telur ini berada di tempat yang seharusnya. Jangan khawatir jika enggak semua telur menetas, ayam jago lebah ratulebah dahulu pandai kerumahtanggaan mengeram telur sambil memelihara anak ayam. Ayam jago betina biasanya akan tetap berlambak di sarang sepanjang 36 jam atau makin untuk menunggu semua telur menetas berbarengan menjaga anak asuh ayam.[4]

Baca :   Tubuh Ideal Tinggi 155

  • Pastikan mangkuk air gemuk di tempat nan patut tinggi seyogiannya momongan ayam jago tidak terbenam dan cukup rendah hendaknya mereka bisa minum.
  • Tangani telur dengan hati-hati detik memutarnya saban hari. Alat peraba telur sangat mudah semenjak.
  • Pastikan Kamu menyediakan makanan dan air untuk anak ayam aduan yang bau kencur menetas.
  • Jika anak ayam tak ingin makan sampai 2-3 hari setelah menetas, jangan galau; mereka memiliki makanan dari kuning telur yang mereka makan di kerumahtanggaan telur.

Peristiwa yang Anda Butuhkan

  • Inkubator
  • Telur ayam subur
  • Termometer
  • Higrometer
  • maupun

  • Ayam aduan lebah ratulebah
  • Panggung pengeraman

Adapun wikiHow ini

Halaman ini telah diakses sebanyak 374.820 kali.

Apakah artikel ini kondusif Anda?

Ayam Menetas Berapa Hari

Source: https://id.wikihow.com/Menetaskan-Telur-Ayam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.