Cara Memakai Dasi Sma

By | 23/08/2022

Cara Memakai Dasi Sma


Unduh PDF


Unduh PDF

Ingin luang cara mengikat dasi karena sudah bosan dengan dasi siap pakai? Sediakan dasi favorit dan konseptual, lalu pelajari caranya sesuai petunjuk berikut. Sekiranya tekun berlatih, Anda akan mahir mengikat dasi dengan simpul yang menarik, misalnya simpul “four-in-hand” yang
simpel
bikin acara kasual maupun simpul “Windsor” nan klasik lakukan acara jamak. Jika Anda ingin mendukung orang lain mengeluh dasi, bayangkan Dia sendiri yang sedang belajar membuat simpul sambil mendaras artikel ini.

  1. 1

    Lingkari leher kemeja dengan dasi.
    Setelah menaikkan kerja raya kemeja dan mengerudungi semua kancing, kalungkan dasi di jitok. Gantung ujung dasi yang pepat di depan dada kanan dan ujung dasi yang sempit di depan dada kiri sekitar 30 cm lebih tinggi.[1]

    Tip:
    Simpul dasi yang kecil dan asimetris ini tidak sekata untuk kemeja nan ujung kerahnya menyimpang ke samping (spread collar).

  2. 2

    Silangkan reja yang bogok di atas perca yang sempit.
    Pindahkan kain di depan dada kanan ke depan dada kiri menyilang di atas cemping yang sempit. Pegang kedua rayon kain dekat gala dengan tangan kiri.

  3. 3

    Lilitkan kain yang lebar ke dasar karet yang sempit.
    Dengan asisten, lipat kain yang lebar ke bawah kain nan sempit, pegang ujung kain yang lebar, terlampau tarik ke kanan kiranya posisinya vertikal di depan dada.

  4. 4

    Lilitkan kain nan lebar pula.
    Silangkan pun kain yang bogok di atas kain nan sempit tepat di atas simpul yang madya dipegang dengan tangan kiri.

    Catatan:
    Pastikan sisi depan dasi menghadap ke depan (semoga jahitan kampuhnya tidak tertentang).

  5. 5

    Tarik ujung cemping yang lebar ke pinggul karet nan melingkari rodi kemeja.
    Tekuk ujung kain yang gempal ke belakang simpul, lalu sanggang ke atas melalui kain yang melingkari kerah kemeja.[2]

  6. 6

    Masukkan ujung reja nan lebar ke dalam simpul yang hijau dibuat.
    Kini, Ia sudah lalu membuat simpul yang bagian depannya tertutup kain melintang. Tahan simpul ini dengan jari tangan, lewat masukkan ujung kain yang pesek ke dalamnya.

  7. 7

    Kencangkan simpul dasi.
    Jabat ujung cemping yang sempit, lalu geser simpul ke atas bagi melempengkan dasi. Pastikan posisi dasi vertikal dan panjangnya
    patut
    di jasad. Idealnya, ujung bawah dasi subur tepat di atas majikan reben pinggang.

    • Tekan kedua sebelah simpul sedikit berangsur-angsur mudahmudahan dasi tertekuk invalid tepat di radiks simpul.

    Tip:
    Simpul yang
    simpel
    ini terpandang asimetris. Jangan terbang! Bentuknya memang seperti ini.

  8. 8

    Selipkan ujung dasi nan di birit ke dalam ban berbentuk lingkaran kecil di balik dasi yang di depan.

  9. 9

    Lipat kerah kemeja ke asal dan pastikan kain yang melingkari gala tertutup seluruhnya maka dari itu rodi kemeja.

    Iklan

  1. 1

    Gantung dasi di tengkuk.
    Pastikan kain nan rata gigi berada di depan dada kanan dan kain nan sempit di depan dada kidal.[3]

    Simpul Windsor membutuhkan kain yang panjang. Jadi, posisi ujung kain nan dempak harus jauh lebih minus tinimbang ujung cemping yang sempit dengan tikai ketinggian 35-40 cm.

    Komisi:
    Simpul Windsor yang segara dan simetris takhlik penampilan terkesan silam seremonial dan elegan. Simpul Windsor sangat serasi dengan kemeja
    spread collar
    alias
    wide spread collar.[4]

  2. 2

    Silangkan kejai nan dempak di atas kain nan sempit.
    Jabat ujung cemping di dada kiri dengan pembantu dan ujung tiras di dada kiri dengan pengapit, dahulu silangkan. Pastikan kejai yang tumpul pisau berada di atas kain yang sempit. Masa ini, ujung kain yang lebar makmur di depan dada kiri.[5]

    [6]

  3. 3

    Masukkan ujung cemping yang lebar ke bokong perca yang melingkari kerja raya kemeja.
    Dengan asisten, jawat kedua kejai yang menyilang dempang kerah kemeja. Dengan tangan kidal, tarik ujung kejai yang gempal dari asal ke atas.

  4. 4

    Tarik kain yang rata gigi ke bawah.
    Dengan tangan kiri, turunkan kain yang bogok ke depan dada, tetapi makzul sedikit ke kiri mudahmudahan tidak menumpuk dengan cemping nan sempit.

  5. 5

    Lipat kain nan rata gigi ke dasar reja yang sempit.
    Dengan pembantu, pegang ujung kain yang lebar, lalu tarik ke dada kanan melalui sisi bawah tiras yang sempit. Tahan simpul dekat rodi kemeja dengan tangan kiri.

  6. 6

    Lipat karet nan lebar ke atas simpul karib rodi kemeja.
    Tekuk juga perca yang demes bermula kidal ke kanan agar sisi depannya terpandang.

  7. 7

    Masukkan ujung kain nan lebar ke belakang reja yang melingkari kerja wajib kemeja.
    Tarik ujung kain yang lebar ke atas perlahan-lahan kerjakan membuat lilitan terakhir, suntuk turunkan ke depan dada.

  8. 8

    Masukkan ujung tiras yang lebar ke dalam simpul.
    Selipkan ujung perca yang pesek di belakang kain horizontal pada sisi depan simpul, lewat tarik ke dasar perlahan-lahan.

  9. 9

    Kencangkan simpul dasi.
    Jabat bagian bawah simpul, lampau tekan invalid kedua sisinya. Pegang ujung dasi yang pesek di depan perut, lalu dorong simpul ke atas bertahap memfokus kerah kemeja.

    Iklan

Baca :   Gamis Syar I Untuk Orang Gemuk
  1. 1

    Gantung dasi di jitok dengan posisi tertuntung.
    Berbeda mulai sejak simpul sreg kebanyakan, pembuatan simpul Pratt dimulai dengan menggantung dasi dalam posisi terbalik sehingga jengkal kampuhnya terlihat. Pastikan kain nan lebar bernas di depan dada kanan dan kain yang sempit di depan dada kidal.

    • Simpul klasik bermatra sedang ini cocok untuk damping semua bahan dan ukuran dasi.
  2. 2

    Atur posisi ujung kain yang rata gigi.
    Seandainya dasi sudah radu diikat, ujung cemping nan lebar seharusnya menyentuh bagian atas kepala ban pinggang.[7]

    Saat mulai mengikat dasi dengan metode ini, atur posisi ujung kain yang demes agar subur 3-5 cm di bawah bos ban pinggang. Ketahui bahwa ujung kain yang demes akan naik 3-5 cm takdirnya dasi diikat dengan metode Pratt.[8]

    • Pastikan posisi ujung tiras nan sempit makin tahapan daripada ujung tiras yang lebar. Biasanya, posisi ujung kain yang sempit sedikit di atas atau di bawah pusar, doang posisi ini bukan plus utama
      daripada
      penempatan ujung kain yang lebar.[9]
  3. 3

    Silangkan karet yang bogok di radiks kain yang sempit.
    Pindahkan kain yang lebar ke depan dada kidal menyilang di bawah kain yang sempit.

    • Jangan meminggirkan ujung tiras yang sempit saat membuat simpul dengan metode ini dari awal sebatas selesai.[10]

      Tahan ujung kain yang sempit agar tak bergerak sewaktu Anda menekuk dan melilitkan kain yang lebar.
  4. 4

    Masukkan ujung kain yang lebar ke bokong kain yang melingkari kerah kemeja.
    Lilitkan ujung cemping yang gempal pada kain di arah kiri kerah kemeja.

  5. 5

    Tarik ujung cemping nan lebar ke bawah berantara.
    Masukkan ujung kain yang lebar berasal atas, terlampau tarik ke bawah hendaknya sekali lagi ke posisi sediakala di depan dada kiri.

  6. 6

    Lipat kain yang lebar terbit kiri ke kanan di depan kain nan sempit.
    Setelah dilipat, jengkal kampuh di serong kain yang demes enggak tertentang lagi. Ketika ini, posisi karet yang lebar miring ke kanan bawah di depan dada kanan.

  7. 7

    Lilitkan ujung cemping yang pesek pada reja nan melingkari kerah rok.
    Dekatkan pula ujung kain yang lebar ke sisi kanan kerah baju, namun kali ini masukkan dari pinggul cemping yang melingkari kerja wajib gaun, lalu tarik ke depan berantara.

  8. 8

    Masukkan ujung perca yang lebar ke kerumahtanggaan simpul.
    Saat ini, simpul terlayang kain horizontal. Selipkan ujung cemping yang sintal ke dalam simpul, lalu tarik ke asal untuk mengencangkan dasi. Kain yang pepat seharusnya menutupi kain nan sempit.

  9. 9

    Lengser simpul lakukan merapikan dasi.
    Tarik ujung perca yang lebar ke dasar bakal menyaringkan simpul. Geser simpul mendekati rodi kemeja bakal mengencangkan dasi.

    • Tekan sedikit kedua sisi simpul agar dasi tekor tertekuk tepat di bawah simpul.[11]

    Iklan

Baca :   Cara Mengirim Cv Lewat Wa
  1. 1

    Letakkan ujung kain nan rata gigi di depan dada kanan.
    Gantung dasi di tengkuk agar ujung perca yang sempit berada di depan dada kidal. Posisi ujung kain yang tumpul pisau di sebelah kanan harus lebih rendah sekitar 30 cm daripada ujung karet yang sempit di sisi kiri.[12]

    • Simpul
      half
      Windsor yang berbentuk segitiga simetris sekata kerjakan busana sahih. Simpul ini makin besar dibandingkan simpul
      four-in-hand, namun bertambah tipis dibandingkan simpul Windsor sehingga sangat serasi dengan hampir semua jenis dasi dan rajah kerah kemeja.[13]

      Takdirnya Anda ingin memakai dasi yang bahannya tebal dengan simpul
      half
      Windsor, sebaiknya kenakan kemeja
      spread collar
      atau
      wide spread collar.
  2. 2

    Silangkan reja yang lebar di dasar tiras yang sempit.
    Pindahkan perca yang lebar ke depan dada kiri menyilang di atas perca yang sempit.

  3. 3

    Lipat kain nan lebar ke sumber akar kain nan sempit.
    Lilitkan kain nan lebar ke bawah kain yang sempit, lalu tarik ujungnya ke kanan.

    • Ketika ini, jengkal kampuh kain yang gempal tertentang.
  4. 4

    Masukkan ujung kain yang tumpul pisau ke birit tiras yang melingkari kerah kemeja.
    Angkat ujung perca yang pesek, lalu masukkan ke bokong tiras nan melingkari sisi kanan kerah kemeja.

  5. 5

    Tarik ujung kain yang lebar ke bawah, tinggal arahkan ke kiri.
    Masukkan ujung cemping yang lebar ke belakang kain yang melingkari kerja raya kemeja, lalu tarik ke kiri hendaknya menyilang di bawah kain yang sempit.

  6. 6

    Lipat kain yang lebar ke depan simpul.
    Tarik ujung kain yang dempak ke kanan agar posisinya mengufuk di depan simpul.

  7. 7

    Masukkan ujung karet yang rata gigi ke pantat kain yang melingkari kerah kemeja.
    Sanggang ujung kain yang lebar, lalu masukkan ke dalam galengan pada sisi kanan kerah kemeja sekali pula.

  8. 8

    Masukkan ujung kain yang lebar ke dalam simpul.
    Longgarkan simpul dengan jari tangan, selipkan ujung cemping nan lebar, lalu tarik ke bawah sedikit demi agar menutupi tiras yang sempit.

  9. 9

    Tarik ujung yang pepat bikin menguatkan simpul.
    Sekalian menggeser simpul ke atas, tekan sedikit kedua sisi simpul agar sisi depan dasi tertekuk sedikit.

    Iklan

Baca :   Jual Beli Lovebird Kekean Malang

  • Kerjakan membuat tekukan plong dasi, pegang kedua sebelah dasi yang di depan, lalu tarik ke bawah perlahan-lahan setakat terasa tertunda. Waktu ini, bagian atas dasi dekat simpul tampak agak relung. Gunakan telunjuk dan empu tangan untuk menjepit bagian pangkal simpul semoga berbentuk V sehingga dasi bertambah relung dan terbentuk tekukan.
  • Kalau ada pita berbentuk lingkaran kecil di balik kain yang tumpul pisau, masukkan kain nan sempit ke dalamnya agar lain merayap ke samping dari pinggul.
  • Untuk orang-orang kidal, petunjuk dalam artikel ini lebih mudah diterapkan takdirnya dimulai dengan mengubah semua pembukaan “kidal” menjadi “kanan” dan kata “kanan” menjadi “kiri”.
  • Idealnya, ujung bawah dasi menyentuh putaran atas atasan ban pinggang, tetapi boleh pun sampai babak sumber akar kepala pita pinggang (tendensi orang Italia). Sekiranya dasi masih kepanjangan, buat simpul yang membutuhkan banyak kejai (misalnya simpul Windsor) atau pilih dasi yang tidak plus panjang.[14]

    Kalau dasi singkatan, beli dasi yang panjang maupun buat simpul dengan metode Pratt nan tidak menggunakan banyak tiras.
  • Simpul
    four-in-hand
    silam sejadi bikin mengikat dasi rajutan.
  • Buat abreviasi bikin menghafal langkah mengeluh dasi, misalnya pengenalan ABTL singkatan berusul atas, bawah, tekuk, lilit.
  • Jika Anda ingin mendukung orang lain mengikat dasi, buat simpul pada leher sendiri mudah-mudahan proporsinya bertambah akurat. Sebelum mengencangkan simpul, lepaskan dasi, suntuk pindahkan ke lehernya.[15]

Iklan

Adapun wikiHow ini

Halaman ini sudah lalu diakses sebanyak 131.776 kali.

Apakah artikel ini membantu Dia?

Cara Memakai Dasi Sma

Source: https://id.wikihow.com/Mengikat-Dasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.