Cara Pakai Dasi Smp


Unduh PDF


Unduh PDF

Ingin tahu cara mengeluh dasi karena sudah bosan dengan dasi siap pakai? Sediakan dasi favorit dan konseptual, lalu pelajari caranya sesuai visiun berikut. Jika tekun berlatih, Sira akan mahir mengikat dasi dengan simpul yang menarik, misalnya simpul “four-in-hand” nan
simpel
untuk acara kasual alias simpul “Windsor” yang klasik untuk acara formal. Jikalau Sira ingin membantu orang lain menghubungkan dasi, bayangkan Sira koteng yang sedang belajar menciptakan menjadikan simpul serampak membaca artikel ini.

  1. 1

    Lingkari leher kemeja dengan dasi.
    Setelah menaikkan kerah kemeja dan menutup semua gerendel, kalungkan dasi di jitok. Gantung ujung dasi nan tumpul pisau di depan dada kanan dan ujung dasi nan sempit di depan dada kiri sekitar 30 cm lebih tahapan.[1]

    Uang lelah:
    Simpul dasi nan kecil dan asimetris ini tidak seia buat kemeja nan ujung kerahnya melebar ke samping (spread collar).

  2. 2

    Silangkan kain yang pesek di atas cemping yang sempit.
    Pindahkan karet di depan dada kanan ke depan dada kidal memalang di atas perca nan sempit. Jabat kedua lembar kain hampir gala dengan tangan kidal.

  3. 3

    Lilitkan kejai yang lebar ke pangkal cemping yang sempit.
    Dengan kepercayaan, lipat kejai yang lebar ke dasar kejai yang sempit, pegang ujung reja nan lebar, tinggal tarik ke kanan agar posisinya vertikal di depan dada.

  4. 4

    Lilitkan tiras yang lebar lagi.
    Silangkan lagi kain yang pepat di atas kain nan sempit tepat di atas simpul yang sedang dipegang dengan tangan kidal.

    Catatan:
    Pastikan jihat depan dasi menghadap ke depan (agar jahitan kampuhnya tidak terpandang).

  5. 5

    Tarik ujung kain yang lebar ke bokong kain yang melingkari kerah kemeja.
    Tekuk ujung kain yang lebar ke bokong simpul, lalu gotong ke atas melintasi kain nan melingkari rodi kemeja.[2]

  6. 6

    Masukkan ujung kain nan lebar ke dalam simpul yang plonco dibuat.
    Saat ini, Anda sudah menciptakan menjadikan simpul yang bagian depannya tertutup kain melintang. Resistan simpul ini dengan jari tangan, lampau masukkan ujung perca yang lebar ke dalamnya.

  7. 7

    Kencangkan simpul dasi.
    Pegang ujung kain yang sempit, lalu geser simpul ke atas untuk meluruskan dasi. Pastikan posisi dasi vertikal dan panjangnya
    pas
    di badan. Idealnya, ujung sumber akar dasi berada tepat di atas kepala ban pinggang.

    • Tekan kedua sisi simpul lambat-laun sepatutnya dasi tertekuk sedikit tepat di radiks simpul.

    Uang:
    Simpul nan
    simpel
    ini terlihat asimetris. Jangan berpendar! Bentuknya memang sama dengan ini.

  8. 8

    Selipkan ujung dasi yang di pinggul ke kerumahtanggaan ban berbentuk kalangan kecil di balik dasi yang di depan.

  9. 9

    Lipat kerah kemeja ke bawah dan pastikan kain yang melingkari leher terlayang seluruhnya oleh kerah kemeja.

  1. 1

    Gantung dasi di kuduk.
    Pastikan kejai yang lebar makmur di depan dada kanan dan kain yang sempit di depan dada kidal.[3]

    Simpul Windsor membutuhkan kain yang tangga. Jadi, posisi ujung reja yang lebar harus jauh lebih rendah daripada ujung cemping nan sempit dengan selisih mahamulia 35-40 cm.

    Tip:
    Simpul Windsor nan besar dan simetris membuat manifestasi terkesan adv amat sahih dan elegan. Simpul Windsor dahulu serasi dengan kemeja
    spread collar
    alias
    wide spread collar.[4]

  2. 2

    Silangkan kain nan lebar di atas karet nan sempit.
    Jabat ujung perca di dada kiri dengan ajudan dan ujung kain di dada kiri dengan tangan kanan, lalu silangkan. Pastikan kain yang pepat kreatif di atas kain yang sempit. Saat ini, ujung kain yang tumpul pisau berada di depan dada kiri.[5]

    [6]

  3. 3

    Masukkan ujung kain nan lebar ke belakang kejai nan melingkari kerah kemeja.
    Dengan tangan kanan, pegang kedua kain yang menyilang sanding kerah kemeja. Dengan tangan kiri, tarik ujung kain yang demes dari bawah ke atas.

  4. 4

    Tarik kain yang lebar ke sumber akar.
    Dengan tangan kiri, turunkan perca yang pepat ke depan dada, semata-mata lengser sedikit ke kiri agar bukan menumpuk dengan kejai yang sempit.

  5. 5

    Lipat kain yang rata gigi ke bawah kain yang sempit.
    Dengan kepercayaan, jawat ujung kain nan lebar, lalu tarik ke dada kanan melalui sisi bawah kain yang sempit. Tahan simpul hampir kerah kemeja dengan tangan kiri.

  6. 6

    Bekuk kain yang tumpul pisau ke atas simpul rapat persaudaraan kerah kemeja.
    Tekuk lagi kain nan lebar berasal kiri ke kanan mudahmudahan sisi depannya terpandang.

  7. 7

    Masukkan ujung kain yang lebar ke belakang cemping nan melingkari kerja paksa kemeja.
    Tarik ujung kain yang lebar ke atas berantara bakal membuat kumparan terakhir, habis turunkan ke depan dada.

  8. 8

    Masukkan ujung kain yang lebar ke dalam simpul.
    Selipkan ujung karet yang lebar di birit kain horizontal lega sisi depan simpul, lalu tarik ke bawah perlahan-persil.

  9. 9

    Kencangkan simpul dasi.
    Pegang bagian radiks simpul, lalu tekan sedikit kedua sisinya. Pegang ujung dasi yang bogok di depan perut, lalu tolak simpul ke atas bertahap mendatangi kerja raya kemeja.

Baca :   Perpaduan Warna Army Dan Mocca
  1. 1

    Gantung dasi di tengkuk dengan posisi terbalik.
    Berbeda berpokok simpul pada umumnya, pembuatan simpul Pratt dimulai dengan menggantung dasi dalam posisi tertunggang sehingga jahitan kampuhnya terlihat. Pastikan kain yang lebar berharta di depan dada kanan dan kain nan sempit di depan dada kiri.

    • Simpul klasik berukuran sedang ini cocok untuk erat semua bahan dan format dasi.
  2. 2

    Atur posisi ujung kain yang lebar.
    Jika dasi sudah selesai diikat, ujung kain yang lebar seharusnya mencapai bagian atas atasan ban pinggang.[7]

    Saat mulai menyambat dasi dengan metode ini, atur posisi ujung cemping yang lebar mudah-mudahan berada 3-5 cm di bawah kepala ban pinggang. Ketahui bahwa ujung perca yang lebar akan menaiki 3-5 cm jika dasi diikat dengan metode Pratt.[8]

    • Pastikan posisi ujung kain yang sempit lebih tinggi daripada ujung kejai yang demes. Biasanya, posisi ujung kain nan sempit abnormal di atas atau di bawah pusar, doang posisi ini tidak terlalu penting
      daripada
      penempatan ujung kain nan lebar.[9]
  3. 3

    Silangkan perca nan tumpul pisau di pangkal kain nan sempit.
    Pindahkan kain yang lebar ke depan dada kiri menyilang di dasar kain yang sempit.

    • Jangan menggeser ujung kain yang sempit ketika membentuk simpul dengan metode ini berpokok semula hingga selesai.[10]

      Tahan ujung reja nan sempit agar bukan mengalir sewaktu Anda menekuk dan melilitkan kain yang pesek.
  4. 4

    Masukkan ujung kain yang lebar ke bokong cemping yang melingkari kerah kemeja.
    Lilitkan ujung kain yang lebar pada kain di jihat kidal kerja paksa kemeja.

  5. 5

    Tarik ujung kain nan pepat ke radiks perlahan-lahan.
    Masukkan ujung tiras yang lebar terbit atas, lalu tarik ke bawah hendaknya kembali ke posisi semula di depan dada kiri.

  6. 6

    Lipat kain yang tumpul pisau bersumber kiri ke kanan di depan cemping nan sempit.
    Setelah dilipat, jahitan kampuh di genyot kain yang lebar tidak kelihatan kembali. Saat ini, posisi kain yang sintal miring ke kanan bawah di depan dada kanan.

  7. 7

    Lilitkan ujung reja nan lebar pada kain yang melingkari kerah busana.
    Dekatkan lagi ujung perca yang demes ke sisi kanan kerah rok, hanya kali ini masukkan berpangkal belakang perca nan melingkari kerja paksa gaun, dulu tarik ke depan perlahan-lahan.

  8. 8

    Masukkan ujung kain yang demes ke privat simpul.
    Ketika ini, simpul terkatup kain melintang. Selipkan ujung reja yang bogok ke intern simpul, silam tarik ke bawah bakal mengencangkan dasi. Kain yang lebar seharusnya menutupi kain yang sempit.

  9. 9

    Lengser simpul untuk merapikan dasi.
    Tarik ujung kain nan bogok ke asal lakukan mengencangkan simpul. Turun takhta simpul mendekati kerja paksa kemeja bikin mengencangkan dasi.

    • Tekan sedikit kedua sisi simpul agar dasi sedikit tertekuk tepat di pangkal simpul.[11]
  1. 1

    Letakkan ujung kain nan demes di depan dada kanan.
    Sampir dasi di tengkuk agar ujung kain yang sempit berbenda di depan dada kiri. Posisi ujung cemping yang sintal di sebelah kanan harus lebih minus sekitar 30 cm daripada ujung kain yang sempit di sebelah kidal.[12]

    • Simpul
      half
      Windsor yang berbentuk segitiga simetris cocok untuk pakaian stereotip. Simpul ini lebih besar dibandingkan simpul
      four-in-hand, semata-mata lebih tipis dibandingkan simpul Windsor sehingga lewat serasi dengan hampir semua jenis dasi dan rancangan kerah kemeja.[13]

      Seandainya Beliau ingin memakai dasi yang bahannya baplang dengan simpul
      half
      Windsor, agar kenakan kemeja
      spread collar
      alias
      wide spread collar.
  2. 2

    Silangkan kain yang pepat di bawah tiras yang sempit.
    Pindahkan kain nan lebar ke depan dada kiri menyilang di atas kain yang sempit.

  3. 3

    Lipat kain yang lebar ke bawah kain yang sempit.
    Lilitkan kain yang pesek ke asal kain yang sempit, lalu tarik ujungnya ke kanan.

    • Saat ini, jahitan kampuh cemping yang lebar terlihat.
  4. 4

    Masukkan ujung kejai yang gempal ke bokong kain yang melingkari kerah kemeja.
    Angkat ujung kain yang lebar, lalu masukkan ke belakang kain yang melingkari arah kanan kerah kemeja.

  5. 5

    Tarik ujung kain yang gempal ke bawah, tinggal arahkan ke kiri.
    Masukkan ujung kain yang lebar ke belakang kain yang melingkari kerah kemeja, lalu tarik ke kiri sepatutnya menyilang di bawah kain yang sempit.

  6. 6

    Lipat reja yang lebar ke depan simpul.
    Tarik ujung reja yang lebar ke kanan moga posisinya horizontal di depan simpul.

  7. 7

    Masukkan ujung kain yang lebar ke belakang kain nan melingkari kerja paksa kemeja.
    Sanggang ujung karet yang gempal, silam masukkan ke internal lingkaran plong arah kanan rodi kemeja sekali pun.

  8. 8

    Masukkan ujung kain nan bogok ke privat simpul.
    Longgarkan simpul dengan jari tangan, selipkan ujung kain yang tumpul pisau, lalu tarik ke pangkal berantara agar menutupi kain nan sempit.

  9. 9

    Tarik ujung nan lebar bagi memerdukan simpul.
    Langsung menggeser simpul ke atas, tekan sedikit kedua sebelah simpul mudah-mudahan jihat depan dasi tertekuk sedikit.

Baca :   Pencipta Lagu Burung Kutilang Adalah

  • Untuk membuat tekukan plong dasi, jawat kedua sebelah dasi nan di depan, lalu tarik ke asal perlahan-kapling hingga terasa terhalang. Saat ini, bagian atas dasi rapat persaudaraan simpul tampak terka cembung. Gunakan telunjuk dan ibu jari untuk mengunci episode bawah simpul semoga berbentuk V sehingga dasi makin cembung dan terbentuk tekukan.
  • Kalau ada pita berbentuk landasan kecil di mengot kain nan bogok, masukkan kain yang sempit ke dalamnya agar tidak menjulur ke samping berusul belakang.
  • Bagi orang-orang kidal, petunjuk dalam artikel ini lebih mudah diterapkan jika dimulai dengan mengubah semua kata “kiri” menjadi “kanan” dan kata “kanan” menjadi “kiri”.
  • Idealnya, ujung bawah dasi menyentuh babak atas kepala ban pinggang, tetapi boleh kembali sebatas bagian sumber akar pengarah ban pinggang (gaya orang Italia). Seandainya dasi masih kepanjangan, lakukan simpul yang membutuhkan banyak tiras (misalnya simpul Windsor) atau pilih dasi yang tidak terlalu tinggi.[14]

    Sekiranya dasi singkatan, beli dasi yang janjang atau buat simpul dengan metode Pratt yang tidak menggunakan banyak kain.
  • Simpul
    four-in-hand
    sangat cocok untuk mengikat dasi rajutan.
  • Bakal singkatan untuk memahfuzkan langkah mengikat dasi, misalnya kata ABTL singkatan dari atas, bawah, tekuk, lilit.
  • Jika Anda ingin mendukung anak adam tidak mengaduh dasi, bagi simpul plong leher sendiri semoga proporsinya kian akurat. Sebelum menguatkan simpul, lepaskan dasi, lewat pindahkan ke lehernya.[15]

Akan halnya wikiHow ini

Pekarangan ini mutakadim diakses sebanyak 128.782 kali.

Apakah artikel ini membantu Anda?

Cara Pakai Dasi Smp

Source: https://id.wikihow.com/Mengikat-Dasi